Tag

, , , ,

Tiada hari tanpa sayuran. Puluhan truk dari kota Batu turun ke kota Malang untuk mensuplai aneka sayuran yang dibutuhkan masyarakat kota Malang. Tidak tahu detail berapa ton, yang pasti puluhan kendaraan pickup dan turk tersebut tiap hari lalu lalang mensuplai kebutuhan sayuran masyarakat. Dikemas rapi dalam waring-waring sayur, ditumpuk dengan penataan rapi hingga menjulan penuh di bak truk belakang.

Hal ini membuktikan bahwa konsumsi sayuran memang vital sebagai sumber nutrisi masyarakat. Kebutuhan akan kalsium, zat besi, kalium dan berbagai nutrisi serta vitamin tumbuh pada sumber makanan produktif tumbuhan ini. Mulai dari sawi, kentang, papaya, wortel, bayam, gubis, mentimun, dan masih bayak lagi lainnya.

5

Karena itu sayuran mempunyai arti dan kedudukan tersendiri dalam proses pembangunan nasional di sub sektor pertanian. Sayuran menjadi vitamin dan mineral yang penting bagi pemenuhan gizi masyarakat luas. Data berdasarkan Susenas 2002 menyatakan bahwa tingkat konsumsi sayuran pada tahun 2002 sebesar 47,5 kg/kapita/tahun atau lebih tinggi dibanding Susenas 1999 yang hanya 40,7kg/kapita/tahun. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan rekomendasi FAO yaitu 65,75 kg/kapita/tahun.

Secara nasional, produksi sayuran tahun 2003 sebesar 8,6 juta ton meningkat menjadi 9,6 juta ton pada tahun 2008, yang juga diikuti oleh peningkatan jumlah tenaga kerja pada level usaha tani dari 2,3 juta orang pada tahun 2003 menjadi 3,0 juta orang pada tahun 2006. Volume ekspor sayuran pada tahun 2008 mencapai 176.000 ton dengan nilai 171,5 juta US$ (data Direktorat jenderal hortikultura, 2009 2009).

Karena itu, pengembangan dan peningkatan tanaman jenis hortikultura terus diringkatkan, baik kualitas maupun kuantitas. Selain dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani, mensuplai gizi masyarakat, juga sebagai komoditas yang mempunyai peluang ekspor segnifikan.

Penanganan Panen Sayuran
Menentukan waktu yang tepat panen sangat penting untuk mendapatkan sayuran berkualitas sempurna. Untuk menentukan masapanen itu secara umum dapat dilihat dari kondisi fisik tanaman dan juga harga dan jarak dari kebun ke pasar yang dituju. Setiap jenis sayuran memiliki kriteria tanaman siap panen yang spesifik. Berikut beberapa cara para petani menentukan masa panen;
 Dilihat secara Visual. Perubahan bentuk dan warna sayuran yang telah matang dan siap panen.
 Dilihat dari Fisik. Saat sayuran sudah menua dan siap panen, tangkai sayuran mudah dilepaskan dari tangkainya.
 Dilihat dari factor Kimia. Seperti memperhatikan kandungan gula dan menurunnya kandungan asam
 Dilihat dari Komputasi. Ini dilakukan dengan menghitung jumlah hari sejak benih.
 Dilihat dari aspek Fisiologis. Ini dilakukan dengan pengukuran pola respirasi untuk menentukan tingkat kematangan.

Penanganan Pasca Panen Sayuran Indonesia
Tahap Pengumpulan. Pengumpulan dilakukan dengan mengankat sayuran dari lokasi pertanian ke lokasi khusus pergudangan.
Tahap Sortasi. Sortasi dilakukan dengan melakukan pemisahan sayuran sesuai dengan penampakan fisik dan kualitasnya. Hal ini dimaksudkan agar pengemasan dapat seragam.
Cara sortasi dapat biasa dilakukan oleh para petani dengan memilih sayuran berdasarkan : (1) Ada tidaknya cacat pada sayuran, (2) Normal tidaknya bentuk dan ukuran sayuran, dan (3) Ada tidaknya serangan hama atau penyakit pada sayuran. Hasil dari sortir ini kemudian dipilah-pilah lagi berdasarkan kualitas dan ukuran (disebut dengan grading atau pengklasifikasian).

Penggunaan Waring pada Penyimpanan dan Pengangkutan
Pada proses penyimpanan dan pengangkutam sayuran dimasukkan pada waring-waring sayuran. Saring sayuran dipilih karena mudah, kuat, dan secara fisik dapat dengan mudah dilihat kualitasnya oleh para pedagang maupun pembeli. Pada proses penyimpanan, petani selalu mengusahakan gudang penyimpanan mempunyai ventilasi udara yang cukup supaya sirkulasi udara lancar dan kelembabannya sekitar 65-75%dan gudang dalam keadaan bersih
Penggunaan waring sayuran juga bermafaat sebagai pengemasan yang baik, sehingga menghasilkan harga jual komoditas yang lebih baik. Sayuran yang telah dikemas dalam waring sayuran ini telah siap diedarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Yuk! baca juga artikel berikut ini Mari Mengenal Lebih Dekat Beras Hitam semoga bermanfaat .

Iklan